tangisku
aku menangis. ya, aku menangis padamu.
tangisku bukan sampah.
tangisanku bukan emisan cinta padamu.
aku menangis. ya, aku menangis karenamu.
bukan karena kesalahanmu.
namun hanya sebuah kesalahanku, yang terus terjadi berulang-ulang.
aku menangis. ya, aku menangis untukmu.
karena sakit yang kau rasa akibat cintamu padanya.
karena pahitmu yang kau rasa darinya.
tak ku mengerti, kenapa kau tak cintai aku saja.
yang kau tahu mecintaimu.
tak ku mengerti, kenapa kau terus mengharapkannya.
kenapa tak berpaling padaku,yag kau tahu mengharapkanmu.
tak ku mengerti, kenapa kau menaruh jiwa padanya.
kenapa bukan padaku, yang kau tahu menaruh jiwa padamu.
kini kau rasakan.
hari terburuk sepanjang sejarahmu.
harus kau relakan cintamu di pucuk cemara.
kini kau rasakan.
denyut jantung melemah seakan kau mati.
kini kau rasakan.
hati yang terpalu godam.
maaf,
aku tak bisa membantumu.
aku tak bisa merasakan apa yang kau rasa .
aku sedih saat kau sedih .
dan sedikit cemburu, saat kau bahagia dengannya.
kasih,
jangan menangis.
karena tiap tetes tangismu merupkan aliran listrik untukku.
jangan kau bersedih.
karena kesedihanmu adalah tombak di dadaku.
lihatlah kedepan, ada yag lain.
duniamu belum berakhir.
ada keluargamu yang menyayangimu sepenuh jiwa dan raga.
ada temanmu yang setia disampingmu.
dan ada aku yang menantimu..
*********************************************************************************
kapapun, n dimanapun 'dia', gue akan ada ..
gue ga gombal , uma menunjukak sebuah keadilan ..
_ allea , lavv him _
puisi ini buat kamu, sayank ..
01.05 |
Label:
Semutkecil
Langganan:
Posting Komentar (Atom)






1 komentar:
Hy..
ThuL skali..
iYa ni.e alumni sd 1..
tau drmn blognya???
ni.E HEmas uL...
Posting Komentar